Download Panduan Verval Penerima Asuh Versi Gres 1.1 Pdsp Kemdikbud Tahun 2014

Sahabat Operator Dapodik yang berbahagia...

Pusat Data dan Statistik Pendidikan sebagai sentra yang bertanggungjawab terhadap data master acuan akseptor bimbing telah membangun sistem pengelolaan data pendidikan secara online berbasis web dengan alamat http://vervalpd.data.kemdikbud.go.id.

Dengan dibangunnya sistem tersebut dibutuhkan lebih memudahkan dan mendekatkan proses pengelolaan data akseptor bimbing dan master acuan pendidikan antara tingkat sentra dengan tingkat daerah.

Nomor lnduk Siswa Nasional (NISN) ialah nomor yang bersifat unik (tunggal) yang diberikan secara random kepada akseptor bimbing oleh sentra Data dan Statistik Pendidikan (PDSP) Kemdikbud. 

NISN bertujuan untuk mengidentifikasi setiap individu Peserta bimbing yang ada di setiap satuan pendidikan di seluru Indonesia secara terintegrasi dan terkoordinasi.

NISN terintegrasi dengan program-program Iayanan pendidikan dan pelatihan Eendi akan sehingga NISN berelasi dengan Nomor Pokok Sekolah Nasional (NPSN) maupun Nomor Unik Pendidik dan Tenaga Kependidikan (NUPTK). Demikian pentingnya NISN sehingga NISN perlu dikelola dengan baik biar data akseptor bimbing selalu terjaga validitasnya.

Salah satu sistem pengelolaan data akseptor bimbing yang telah dibangun PDSP ialah sistem verifikasi dan validasi data akseptor bimbing yang dipublikasikan melalui Iaman http://verval.pd.data.kemdikbud.go.id. Sistem tersebut terdapat di dalam salah satu sajian Pengelolaan Referensi yang ada di dalam Iaman http://referensi.data.kemdikbud.go.id.

Tujuan dari verifikasi dan validasi data akseptor bimbing ialah untuk membedakan antara data akseptor bimbing yang ada di DAPODIK dengan di PDSP sehingga satu akseptor bimbing hanya mempunyai satu NISN. Data Peserta bimbing dari DAPODIK yang masuk ke PDSP akan dicek kesesuaiannya menurut NISN, nama, dan tanggal Iahir.

Data akseptor dIdik yang sudah sesuai akan masuk ke acuan sedangkan data akseptor bimbing yang belum sesuai akan masuk ke residu.

Beberapa istilah yang dipakai dalam verifikasi dan validasi data akseptor bimbing :

1.    Data Pokok Pendidikan (DAPODIK) merupakan sistem pendataan pendidikan online untuk pengelolaan data pendidikan secara nasional yang mencakup satuan pendidikan akseptor didik, pendidik, dan tenaga kependidikan yang dilakukan oleh unit kerja terkait (PAUDNI, Dikdas, Dikmen, Dikti, dsb).

2.      Referensi ialah kumpulan data akseptor bimbing yang sudah sesuai NISN, nama, dan tanggal lahirnya antara di DAPODIK dengan di PDSP. Data Referensi PDSP secara otomatis akan merubah data di DAPODIK.

3.      Residu ialah kumpulan data akseptor bimbing yang harus diperbaiki sebab NISN, nama, dan tanggal lahirnya belum sesuai antara di DAPODIK dengan di PDSP.

4.      Sesuai (Match) ialah data NISN, nama, dan tanggal Iahir yang dimiliki akseptor bimbing di DAPODIK identik dengan di PDSP, meski dalam penuIisan nama contohnya belum sesuai benar antara di DAPODIK dengan di PDSP namun sebenamya itu merupakan satu orang yan sama, misal namanya disingkat atau Anggara ditulis Anggoro, hal ini tidak menjadi problem sebab nanti sanggup divalidasi/diperbaiki melalui sajian edit data.

5.    Tidak Sesuai (Not Match) ialah data NISN, nama, dan tanggal Iahir yang dimiliki akseptor bimbing di DAPODIK benar-benar berbeda dengan di PDSP, misal Abdul Hakim dengan Ahmad Basuki yang merupakan dua orang yang berbeda. Jangan terburu-buru klik tidak sesuai (Not Match) sebelum melaksanakan pencarian data hingga lima kali, sebab dengan klik ‘Tidak Sesuai” (Not Match) berarti sistem akan mengembangkan NISN gres bagi siswa tersebut yang kemungkinan sanggup mengakibatkan NISN ganda bagi siswa tersebut.

Download Panduan penggunaan sistem Verifikasi dan validasi Data akseptor bimbing Versi gres 1.1 pada links berikut. Semoga bermanfaat dan terimakasih... Salam satu data berkualitas...!

0 Response to "Download Panduan Verval Penerima Asuh Versi Gres 1.1 Pdsp Kemdikbud Tahun 2014"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel